Beli Rumah

Setelah nikah, kami masih bingung antara langsung beli rumah atau ngontrak dulu. Mau beli rumah, uangnya belum cukup. Mau ngontrak, kok rasanya sayang ngeluarin duit tapi ga dapet rumah. Akhirnya kami sepakat untuk beli rumah yang sesuai kemampuan kita. Waktu itu Afny belum kerja, jadi kita cari rumah yang harganya terjangkau oleh gajiku seorang. Kami juga sepakat untuk pake KPR syariah dengan alasan lebih tenang dan cicilan per bulannya tetap, jadi lebih mudah untuk bikin perencanaan keuangan. Karena kantorku di Bandara Soekarno-Hatta, kami juga mutusin beli rumah di Tangerang. Beberapa temen di kantor nyaranin beli rumah di Jakarta aja yang lebih “maju”, kan ke kantor bisa naik bis kantor. Tapi kami tetep dengan keputusan kami dengan pertimbangan ya biar ga habis banyak waktu di jalan, apalagi kalau macet. Aku juga pengen bisa nganterin anakku berangkat sekolah nantinya. Lagian, Tangerang juga ga terbelakang kok and we don’t need to go to Jakarta everyday.

Kami akhirnya beli rumah berukuran 36/84 di Griya Kosambi Asri, Cipondoh. Perumahannya berbentuk cluster yang jumlah rumahnya cuma 12 rumah. Lokasinya di tengah perkampungan penduduk, cuma 100m ke jalan gede yang dilewati angkot 24 jam. Ini termasuk keinginan kami juga, punya rumah yang ga jauh dari jalan gede. Ga jauh dari situ juga ada 2 perumahan gede, Taman Royal dan Banjar Wijaya. Jadi kami juga bisa menikmati fasilitas 2 perumahan itu kaya ruko, kolam renang, pom bensin, dll. Waktu tempuh dari rumah kami ke kantorku cuma sekitar 15-20 menit naik motor. Kekurangan perumahan ini cuma jalan masuknya yang cuma cukup untuk 1 mobil. But, we don’t have car yet anyway. Beberapa tetangga yang punya mobil juga masih bisa “hidup normal” dengan keadaan ini. Kalo mereka bisa, kami juga mestinya bisa dong.

Tapi karena rumah yang kami beli indent, jadi kami ya tetep harus ngontrak dulu. Kontrakan kami di komplek Pengayoman lokasinya strategis, ga jauh ke jalan gede. Yang punya kontrakan bersebelahan dengan kami, aku jadi tenang juga kalo ninggalin istriku berangkat kerja. Selain itu, kita juga bisa nitip jagain jemuran, jagain rumah kalo lagi pulang kampung trus kadang-kadang dikirimin makanan hehe…. Setelah kurang dari setahun ngontrak, kami pun pindah ke rumah kami. Cerita tentang rumah kami dilanjutin nanti ya…

2 responses to “Beli Rumah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s