Keep Bersyukur :)

Wahai kawan, kuceritakan sepenggal cerita yang kualami kemaren dan tadi pagi, semoga bisa menginspirasi  untuk selalu pandai bersyukur di kondisi apapun

Pagi itu tanah tangerang baru saja sedikit mengering setelah diguyur hujan semalaman. Bangun pagi rasanya malas sekali untuk pergi ke kantor, (biasa, suasana mendung, angina sepoi2, cucok buanget buat tidur lagi). But what to do, tetep harus kerja dunk.

Saat keluar rumah masih mendung, dan Alhamdulillah bisa sampe kantor dengan selamat dan tidak telat. Aktivitas pekerjaan kumulai seperti biasa, sampai salah satu temanku berujar:

“ ya ampun diluar gelap banget yak”, lalu aku jadi ikut2an liat kearah luar…mendung begtu tebal, dan benar saja, tak lama kemudian hujan deras membasahi bumi Jakarta. Sebenernya klo lagi ujan2 gini, seneng liatnya, Cuma langsung terhapus dengan bayangan:

“ waduh, ini pulangnya pasti berabe”, kenapa berape?

Ada 3 kemungkinan:

  1. Hujan belum reda saat jam pulang kantor usai, yg artinya bakalan tertunda jam pulangnya unless mau nekat hujan2 , berbecek2 ria
  2. Hujan dah reda, tapi pasti lama nunggu bisnya…kenapa? Krn, setiap hujan, hamper dipastikan tol (terutama dari arah Jakarta) bakalan MACET, yg akhirnya menghambat sampainya bis 139 yang biasa kutumpangi sampai di pintu tol kebun jeruk. Dan pastinya perjalananku sepanjang TOL kebun jeruk menuju Tangerang akan macet juga.
  3. Hujan tiba2 turun lagi saat penantianku akan kedatangan di pintu TOL kebun jeruk, plus nunggu bis yang tak kunjung datang, plus dapat bis, tapi akhirnya berdiri untel-untelan, plus menikmati kemacetan sepanjang jalan TOL Kebun jeruk-Tangerang.

Nha Saudara saudara sebangsa dan setanah air, ternyata kemungkinan ketigalah yang terjadi padaku saat itu. Alhamdulillah hujan reda saat jam pulang kantor. Dan seperti yang telah kuprediksikan dengan teknik canggih interpolasi (mak prettt :p ), bis yang kunanti tak kunjung muncul batang hidungnya (emang bis ada hidungnya😀 ). Ngedumel tingkat satu dimulai

Ditambah ditengah penantianku akan hadirnya sang Mercedes, hujan rintik2 mulai temu kangen lagi dengan sang bumi..waduwww, no umbrella, no jumper, lengkap sudah….Ngedumel kuadrat dimulai

Ada lagi yang buat makin sebel, orang2 yang sama lagi nunggu bis, dan bawa payung, dengan santenya menegakkan payung mereka, dan ambil posisi seenak perut, tanpa melihat, hoiiii, wajah gua ketetesan air dari payung loe kaleeee, ampun dah, dah nggak ditawarin sharing payung, ee dikasih tetesan air hujan dari payung dia….

Sepertinya dengan terpaksa Ngedumel pangkat 3 terlepas dari mulut dan hatiku…

Akhirnya bis nya datang juga, yipiiiii, lariiiii, siapa cepat dia dapat, itulah filosofi kami para pencinta bis 139 jurusan Kemayoran-Tangerang :D…..set set set..akhirnya aku berhasil masuk bis dengan sukses, wlopun harus berdiri…nha another keprihatinan kembali menghampiri, karena bis langka, walhasil penumpang menumpuk di pintu tol ini, itu artinya kapasitas bis tidak sebanding dengan jumlah calon penumpang…nhaaa

Tetapiiiiii, DIPAKSAKAN …susah juga untuk mempermasalahkan, kasian juga klo mereka nda segera dapat bis, karena diluar hujan, tapi klo dipaksakan, ya begitulah hasilnya, badan dipepet, tak bisa bergerak sedikitpun cuma bisa menggerakkan kepala untuk menengok kanan dan kiri…hufffff, sabar sabar…

Perlahan tapi past ibis mulai bergerak lagi memasuki tol untuk menuju tangerang….nha disinilah KEDUMEL pangkat 4 lagi harus terbersit walopun Cuma di hati.

Can you imagine, berdiri tegak, nda bisa gerak, cuma bisa nengok2, bis puenuhhh buangettt, dan ternyata diluar jalannya juga penuh…apa artinya???? Betullllll, macet saudara saudara…(sungguh teknik interpolasi ku betul2 mantap…wakkaka)…

Sepanjang jalan aku merasakan kemacetan yang tak terperi itu (mulai lebai, bahasa si ikal pun keluar)

ilustrasi 1 (macet)

Tapi di tengah pengapnya bis dan mulai kurasakannya rasa pusing dan sedikit mual aku mencoba menyemangati diri untuk tidak terlalu lagi2 LEBAY denga apa yang kualami saat itu….

Aku berusaha terus beristighfar memohon ampun, krn wlopun hanya di hati, aku sudah banyak mengeluh

Aku berusaha terus beristigfar memohon ampun krn merasa malu…kenapa malu, hanya seperti itu saja aku sudah mengeluh….seharusnya aku bersyukur, pekerjaanku cukup mapan untuk saat ini, gaji tiap bulan dipastikan masuk rekening, ruang kerja ber AC tidak perlu berpanas2 ria. Seharusnya aku malu, karena begitu banyak pedagang kaki lima ataupun asongan yang tidak pernah takut dengan air hujan, dan terus menantang teriknya matahari untuk mengais rejeki….

ilustrasi 2 (asongan)

Klo aku protes dengan kondisi macet, lantas harusnya aku bisa menjawab…”emang siapa si yang nggak merasakan macet klo hidup di Jakarta?”

Jadi jangan cengeng dunkkkk…

Akhirnya setalah hampir 2 jam lebih , aku sampai rumah dengan selamat..alhamdulillah…dan kembali bersyukur krn kulihat tetanggaku yg bekerja di Jakarta selatan malah belum sampe rumah J.

Esoknya kejadian itu aku ceritakan ke temen2 kantor, dan salah satu dari mereka nyeletuk :

“Miss, kenapa nda beli mobil sendiri aja, kan lebih nyaman”…weit….ya ya ya, semoga itu doa, diaminin saja…amin, semoga Allah segera memberikan rejeki lebih buat beli mobil…amin J

Tapi kemudian kujawab dengan kisah lain dipagi ini…

Nda papa kok miss, Allah itu maha Memotivasi umatnya, maha mengembalikan rasa cinta kepada umatnya,,,…lho maksudnya???

Iya, tadi pagi saya diberikan kemudahan, dapat bis nya mudah, dan di jalan, sama sekali tidak MACET saudara saudara (padahal biasanya tidak pernah lepas dari macet wlopun akhir2 ini mmg berkurang krn sudah ada pelebaran jalan), lancar jayaaaaa, kontras sekali kan dengan yang saya alami kemaren….

Jadi apapun yang terjadi, coba untuk selalu mencari energy positive, agar mampu tetap bersyukur ….Insya Allah J

Wallahu alam🙂

2 responses to “Keep Bersyukur :)

  1. u have to be really strong to survive in Jakarta..🙂

    ps: my bahasa Indonesia will improved after reading all these thing.. hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s