WHY why…namanya Story Of Duo Gembil?

Tulisan ini akan menceritakan kenapa ya nama blog nya story of Duo Gembil…mungkin sudah banyak yang bisa menebak, Duo Gembil pastinya representasi kami berdua, but why? And how? .,….ini dia cerita selengkapnya…

Berawal dari momen indah yang dikaruniakan Allah pada kami berdua pada tanggal 23 Januari 2010, yaa..saat itu kami berdua telah resmi baik secara agama maupun Negara menjadi sepasang suami istri. Point penting pertama adalah, saat itu berat badanku 49 kg dengan tinggi 161 cm ( so gw layak untuk disebut memiliki postur tinggi langsing😀 ). Dan saat itu suamiku dengan tinggi 167 cm memiliki berat badan 64kg (cukup proporsional bukan😉 )….dan ini dia foto kami berdua saat masih sama sama langsing😀

Our wedding

next:

Setelah dua minggu menghabiskan waktu bersama setelah menikah, saat nya gw harus kembali ke Malaysia (saat menikah gw belum menyelesaikan study S2 ku di UTP Malaysia) untuk mempersiapkan sidang VIVA thesis ku. Kami berpisah  untuk sementara waktu, sampai suamiku mengunjungiku pada bulan Maret 2010 untuk menghadiri sidang VIVA Thesisku. Point penting kedua disini adalah: saat itu berat badanku masih stabil dan bertahan di 49 kg, demikian juga suamiku.

Saat-saat itu memang saat2 dimana pikiranku sangat stressful, stress dengan persiapan sidang dan stress karena jauh dari suami, makanya I can keep maintain my weight without doing any diet.

Ok, then, awal bulan Mei 2010 akhirnya Alhamdulillah gw tuntas menyelesaikan study S2 , dan dengan hati sangat amat riang membayangkan kepulanganku kembali ke Indonesia, see my lovely hubby and leaving my lovely campus for good.

Setelah kembali ke Indonesia, gw sempat jobless for several months. Kesempatan ini kugunakan sebaik mungkin untuk menjadi lovely fulltime housewife. Memasak, beres2 rumah, cuci + setrika adalah makananku setiap hari. So rutinitas yang kujalani totally change.  cuci setrika, beres2 kamar seminggu sekali dan tiap hari berkutat dengan research dan lab demo adalah rutinitasku sebelumnya :D….soooo, harusnya gw makin capek dunk, dan harusnya gw makin kurus dunkkk, tapi bim salabim..ternyata tidak saudara saudara….dan ini dia point penting ketiga : pada lebaran Agustus 2010, atau sekitar 3-4 bulan setelah kepulanganku ke Indonesia, seatap dengan suami tercinta, berat badanku menjadi 56kg…means that dalam 3-4 bulan berat badanku naik 7 kg. whatttttttt, dan tentunya dengan tinggi yang sama…tak hanya diriku demikian pula suamiku, dari 54 kg dia sukses “menggemukkan” badan  until 6okg, wakakakka, 6 kg dalam 3-4 bulan.

I let you know something, bentuk wajahku oval atau orang jawa bilang lonjong, tapi if I am getting weight, larinya ke pipi, jadi yang tadinya lonjong bisa bunder :D…nha my hubby, memang dari sononya  at least saat gw bertemu dengannya saat pertama kali) sudah bunder (wlopun dia selalu menyangkal

:D), nha if he is getting weight, you can imagine ya, jadi chubby bgt, lucu de …hahhaha

Nha, next ya..Akhirnya Alhamdulillah gw mendapat pekerjaan, so rutinitasku kembali berubah..yang tadinya tiap hari nyuci nyetrika, masak, beres2 rumah, menjadi tiap hari berangkat pagi pulang malam (karena rumah kami di tangerang dan kantorku di Jakarta)….nha dengan pekerjaan baru yang perlu banyak persiapan dan penyesuaian, harusnya gw capek dunk, tiap hari ngejar bis, harusnya bikin berat badan terus turun dunk, tapi ternyata juga tidakkkkkkk…

Bulan April 2010 awal,gw sempet melakukan medical check up bersama  suami, dan saat itu ostomatis kami nimbang badan…and ini dia point penting keempat….OMG…O My God, berat badan gwwww jadi 62kg,….ampunnnn means, dalam 7 bulan berat badanku naik 6kg, dan artinya total dalam waktu kurang dari satu tahun, berat badanku naik 13 kg….gila ga siiii….

So pipikuuuuu, pipi kuuuuuu, jadi chubby buanget

Nha suamiku, samaaaa, you know berapa berat badan dia sekarang 70kg, means that kurang dari setahun berat badan suamiku naik 6kg….ckckckckc, so jadi bullet dan chubby bgtttt (tapi aku suka, abis lucu bangettt, macam budak kecil😀 )

So inilah kami sekarang

suamiku

Sepertinya perubahan hidup kami, dan Alhamdulillah kebahagiaan yg Allah karuniakan di pernikahan kami, membuat pikiran menjadi lebih rilex, dan walhasil badannya juga jadi rilex, alias flexibel, alias melar😀

That’s why akhirnya kami saling meledek dengan sembutan gembil, dan krn sama2 jadi gembil, akhirnya jadilah Duo Gembil :D…And we deal to make share blog entitled Story Of Duo Gembil😀

4 responses to “WHY why…namanya Story Of Duo Gembil?

  1. now i understand the title of this blog.. very relevant to both of u..
    but don’t go too far, don’t get too fat.. maintainnnnn.. amin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s